Juan DaniloZegarra Presser
Lebih dari dua puluh tahun mengubah masakan Peru menjadi jembatan: restoran bertabur penghargaan di Eropa, inovasi produk untuk merek global, dan gastrodiplomasi yang mengabdi kepada pemerintah serta institusi, dari pesisir Pasifik Peru hingga empat benua.

Memasak adalah ungkapan cinta terbesar yang kukenal: dalam setiap bahan, setiap hidangan, setiap suapan, ada kisah yang layak diceritakan.
Juan Danilo Zegarra Presser

Kisah Saya
Saya belajar memasak sebelum belajar menulis. Saya tumbuh di sisi nenek saya, dan dapurnya adalah sekolah pertama saya: di sanalah saya memahami bahwa sebuah hidangan mampu mengatakan apa yang belum bisa diungkapkan kata-kata. Brillat-Savarin menuliskannya dua abad silam: “Katakan apa yang kausantap, dan akan kukatakan siapa dirimu.” Saya menghayatinya jauh sebelum pernah membacanya.
Saya percaya segalanya bermula dari sebutir benih. Tanpa penyerbukan tak ada buah, tanpa buah tak ada masakan, dan tanpa masakan tak ada kenangan. Itulah sebabnya saya mengolah setiap bahan dari asal-usulnya: tanah tempat ia lahir, tangan yang menumbuhkannya, dan kisah yang dibawanya. Sebagaimana diajarkan sejarawan pangan Massimo Montanari, makanan adalah budaya ketika ia diproduksi, ketika ia disiapkan, dan ketika ia disantap.
Di Jerman saya membuka restoran Nikkei Peru dengan sentuhan Amazon. Gault & Millau mengakui masakan saya di Berlin dengan 13 poin, dan saya bekerja bersama kedutaan serta konsulat untuk menghadirkan gastronomi Peru kepada khalayak baru. Pada 2016 saya menyingkirkan produk susu, gula rafinasi, dan gluten dari menu saya: saya memahami bahwa kenikmatan dan kesejahteraan bukanlah dua hal yang bertentangan; keduanya buah dari kepiawaian yang sama, yang dijalankan dengan baik.
Pencarian itu membawa saya ke Fortaleza, Brasil, untuk berguru pada Dr. Décio Cézar da Silva, doktor gerontologi, ilmu tentang menua dengan baik, dan peneliti pangan fungsional dan terapeutik di Universidade Federal do Ceará (PADETEC), mentor saya hingga hari ini. Darinya saya belajar bahwa apa yang kita makan turut membentuk cara kita menua. Bersamanya saya memahami bahwa kita tidak makan dengan lidah semata: kita makan dengan sistem saraf. Aroma dan cita rasa mengalir sebagai isyarat menuju kawasan otak tempat emosi dan kenangan bersemayam; itulah sebabnya sebuah hidangan dapat mengembalikan kita ke masa kecil dalam sekejap. Saya belajar mengolah makanan dalam keutuhan konstelasinya, asal-usulnya, nutrisinya, aromanya, teksturnya, dan kisahnya, agar bersantap tak sekadar memberi gizi: ia menggugah.
Sebagai Global International Business Development Manager di Verstegen Spices & Sauces di Rotterdam, saya membawa filosofi itu ke lebih dari dua puluh pasar, memimpin inovasi kuliner dan pengembangan konsep bagi salah satu rumah rempah terkemuka di Eropa. Rempah adalah keahlian saya: saya tahu apa yang mampu dilakukan sebuah aroma bagi sebuah hidangan, bagi sebuah merek, dan bagi sebuah kenangan.
Kini saya mengabdikan pengalaman itu bagi pemerintah, grup perhotelan, dan merek internasional. Saya menulis buku, mendirikan berbagai platform yang mempersatukan para chef dan bangsa, dan tetap setia pada keyakinan yang sama: gastronomi adalah bahasa universal yang saya pelajari sebelum bahasa mana pun.
Angka-angka penting
Praktik Konsultasi & Advisory
Gastronomi sebagai instrumen strategis.
Sebuah praktik privat bagi pemerintah, grup perhotelan, serta merek makanan dan minuman internasional, yang menerjemahkan warisan kuliner menjadi nilai budaya, inovasi, dan pengalaman insani bersama.
Strategi gastrodiplomasi
Memosisikan masakan sebagai instrumen identitas, dialog, dan kerja sama bilateral antarbangsa dan antarinstitusi.
Pengembangan konsep & merek
Dari wawasan menuju merek: konsep restoran, menu, dan pengalaman khas yang dibangun dari identitas produk beserta kisahnya. Pemosisian, narasi, ritual pelayanan, dan eksekusi di lapangan, siap diperluas untuk khalayak internasional.
Inovasi produk & R&D
Fermentasi, pengembangan umami, sous vide presisi, dan mixology eksperimental, dengan rempah sebagai keahlian dan pemasaran olfaktori sebagai ciri khas: aroma yang dirancang untuk membuat sebuah merek tak terlupakan. Dari riset hingga produk siap pasar.
Edukasi kuliner eksekutif
Program berkinerja tinggi bagi dapur dan orang-orang yang menjalankannya: masterclass, pelatihan tim, perancangan kurikulum, dan edukasi eksekutif bagi kepemimpinan F&B dan perhotelan. Hasilnya terukur: konsistensi, kendali biaya, kreativitas, dan tim yang menjaga keunggulan setiap hari.
Visi
Sebuah dunia yang mengakui gastronomi sebagai instrumen strategis bagi identitas, dialog, dan kemajuan.
Karya & pengakuan
Dapur yang berbeda, kepiawaian yang sama.
One&Only, Mauritius
Dua musim berturut-turut di grup resor mewah ini bersama merek restoran Peru, LIMA.
Shangri-La Le Touessrok
Dapur pop-up Nikkei unggulan di resor mewah Mauritius.
The Original Way
Tokoh utama film dokumenter Coca-Cola, yang menjangkau lebih dari sepuluh juta penonton dan ditayangkan di YouTube dan Amazon Prime Video.
Gault & Millau
Nauta, restoran Nikkei Peru saya, memperoleh 13 poin dalam panduan tersebut.
The Ritz-Carlton, Hong Kong
Menghadirkan masakan Peru dan Nikkei ke salah satu destinasi internasional paling bergengsi di Asia.
Cantina by Dae Mon, Bar Tausend
Kepala dapur untuk menu yang disusun bersama oleh Dae Mon dan Bar Tausend, kolaborasi yang masuk nominasi restoran scene tahun itu di ajang Berliner Meisterköche. Sisi Peru di kedua dapur itu berasal dari saya: musim panas itu saya juga sempat memegang dapur Dae Mon selama beberapa minggu.
Inovasi & kepenulisan
Jalur riset pribadi saya di bidang fermentasi, umami, dan tekstur baru: menerapkan teknologi kuliner 3D pada format khas yang saya kembangkan untuk merek dan klien privat. Jalur ini tetap saya tekuni hingga hari ini.
Penulis
Dua buku, satu samudra.
Semuanya bermula di pesisir Peru. Buku pertama, terbit bersama Suhrkamp, membawa ceviche Peru ke meja-meja Jerman. Buku berikutnya menyusuri dua arus lebih jauh ke tengah samudra, ke titik pertemuan Jepang dan Peru.

Ceviche · Das Kochbuch
Peruanisch magisch.
Buku pertama saya, yang didedikasikan untuk ceviche dan laut dingin Peru yang menghasilkan beberapa ikan terbaik di dunia. Diterbitkan di Jerman oleh Insel Verlag, bagian dari penerbit Suhrkamp, buku ini membawa keajaiban hidangan nasional Peru kepada khalayak baru: seorang chef dari Lima, dengan dukungan salah satu penerbit sastra paling terpandang di Jerman.
Profil penulis di Suhrkamp →
Dos Corrientes
Tempat Kuroshio bertemu Humboldt · masakan Nikkei · dalam penulisan
Sekuel ini menyusuri kisah hingga ke tengah samudra. Pada 1899 sebuah kapal Jepang tiba di Callao, dan di titik pertemuan arus hangat Kuroshio Jepang dengan arus dingin Humboldt Peru, lahirlah masakan Nikkei. Dos Corrientes menelusuri arus itu dari koper seorang migran hingga ke meja-meja terbaik di dunia. Buku pertama berbicara tentang pesisir kita sendiri; buku ini, tentang apa yang terjadi ketika pesisir lain menghampirinya.
Kepemimpinan institusional
Satu sistem, satu meja.
Satu arsitektur institusional yang utuh. Melalui Zegarra-MV Zrt., saya telah membangun sebuah sistem yang mendudukkan seluruh ekosistem seni kuliner pada satu meja, dalam kedudukan yang setara: para chef, produsen, perajin, institusi, dan pemerintah.
CEO & Pendiri Bersama · Zegarra-MV Zrt., rumah institusional sistem ini
International Culinary Arts Association
Menetapkan standar disiplin ini.
World Culinary Festival
Titik temu sistem ini: ajang yang menghadirkan para chef dan bangsa-bangsa di atas satu panggung.
FLAME Platform
Platform digital tempat kisah-kisah keahlian ini difilmkan, dilestarikan, dan dibagikan kepada dunia. Menjaga ingatan sistem ini.
Tiga pilar, satu meja.
Kontak
Segalanya bermula dari sebutir benih.
Saya bekerja bersama pemerintah dan institusi, grup perhotelan, serta merek makanan dan minuman internasional. Setiap penugasan bermula dari sebuah produk dan dari tangan yang menumbuhkannya. Terbuka untuk proyek privat.
Konsultasi & Advisory

